I made this widget at MyFlashFetish.com.

1.04.2009

QRQ


Bermula dari pelatihan TFT Tahsin Qur’an pada bulan Ramadhan 1427 Hijriah dimana antusiasme peserta yang begitu besar terhadap penyampain materi oleh Ustadz Abu Rabbani.Ternyata cara membaca Al Qur’an dengan tartil/tajwid simpel saja, yaitu dengan metode QRQ (Quantum Reading Qur’an) yang oleh beliau dibagi menjadi 3 prinsip, yaitu:
1. Konsisten Terhadap Pembacaan Mad dan Gunnah
a. Konsisten dalam Pembacaan Mad
Agar kita konsisten dalam pembacaan mad maka ayun suara kita
b. Konsisten dalam pembacaan Gunnah
Agar kita konsisten dalam pembacaan Gunnah maka tahan suara kita dan tidak tergesa-gesa ketika membaca nun, mim dan tanwin
2. Fasih dalam pengucapan huruf-huruf hijaiyah
Ada dua catatan yang harus diperhatikan ketika melafalkan huruf-huruf hijaiyah
a. Semua huruf hijaiyah dilafalkan dengan vocal yang sempurna
b. Pengucapan huruf sukun tidak boleh memantul, kecuali pada lima huruf Qalqalah
3. Menguasai dan Mampu melafalkan ayat-ayat Gharibah secara baik dan benar
Menguasai pembacaan huruf-huruf Muqotho’ah.
Menguasai pembacaan Hamzah washal, yaitu hamzah yang harus dibaca ketika berada di awal kalimah.
Menguasai pembacaan Nun Wiqoyah, yaitu nun yang dibaca dengan harokat kasrah manakala kita menemukan huruf yang berharokat tanwin bertemu dengan hamzah washal.
Ayat Sajdah yaitu ayat yang didalamnya terdapat perintah sujud dari Allah SWT. Apabila kita mendengarkan atau membaca ayat-ayat sajdah, disunahkan untuk bersujud terlebih dahulu.
Pembacaan Ayat Saktah. Saktah adalah berhenti sejenak tanpa bernapas selama dua harokat ketika membaca Al-Qur’an. Saktah terdapat dalam 4 surah didalam Al-Qur’an yaitu Surah Kahfi: 1, Surah Yaasin: 52, Surah Al-Qiyamah: 27, Surah At-TathFif: 14
Imalah, adalah membaca huruf yang berharokat fathah dimiringkan ke harokat kasrah (QS. 11:41)
Isymam, adalah menampakkan dhomah terbuang dengan isyarat bibir (QS. 12:11)
Tashil, adalah membaca hamzah yang kedua dengan suara yang ringan (QS. 41:44)
Naql, adalah memindahkan harokat hamzah ke dalam huruf sukun sebelumnya (QS. 49:11)
Waqaf wal Ibtida’. Waqaf adalah berhenti ketika membaca Al-Qur’an, sementara ibtida’ adalah memulai kembali setelah berhenti ketika membaca Al-Qur’an.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BLOG TIPS

Terimakasih atas kunjungannya pada BLOG yang
sederhana ini. BLOG gado-gado, yang mana isinya tambal sulam. kritik dan saran
dapat dialamatkan kepada kami,..